You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga Ciganjur Manfaatkan Lahan DKPKP Untuk Pertanian Organik
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

Warga Ciganjur Bertani Jenis Sayuran Organik Cepat Panen

Memanfaatkan lahan milik Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, beberapa warga Ciganjur, Jakarta Selatan, bertani sayur-sayuran organik. Penggunaan pupuk kandang, menghindari sayuran terpapar zat kimia.

Salah satu warga yang memanfaatkan lahan tersebut yaitu Fatmawati (52). Warga RW 05 Kelurahan Ciganjur ini telah tiga tahun bercocok tanam berbagai jenis sayuran.

"Alhamdulillah kita boleh memanfaatkan lahan ini untuk tanam sayuran. Macamnya seperti kangkung, bayam, kenikir, cabai, kadang diselingi kacang panjang dan timun," ungkap Fatmawati, Sabtu (9/3).

Warga Beli Pangan Murah di RPTRA Ciganjur Berseri

Menurutnya, jenis sayuran yang ditanam memiliki masa panen relatif singkat. Sehingga dalam setahun bisa berkali-kali panen.

"Seperti bayam dan kangkung itu kan sebulan sekali panen. Kecuali kacang panjang dan timun, bisa sampai enam bulan," tuturnya.

Hasil panennya, lanjut Fatmawati, ada yang dikonsumsi sendiri dan selebihnya dijual. Untuk kangkung dan bayam dijual dengan harga Rp 600 per ikat. "Timun dan kacang panjang liat harga pasar, bisa Rp 2.500 sampai Rp 5.000 per kilogram. Ya lumayan buat tambahan belanja kebutuhan rumah tangga," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye8613 personAnita Karyati
  2. 183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

    access_time12-05-2026 remove_red_eye2533 personAnita Karyati
  3. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1430 personDessy Suciati
  4. Daftar Kantong Parkir Telkomsel Digiland Run 2026, Cek Lokasinya!

    access_time14-05-2026 remove_red_eye1263 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

    access_time12-05-2026 remove_red_eye1182 personDessy Suciati